TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA DAN SELAMAT MENIKMATI INFORMASI YANG ADA
Post Kp-BTJ
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Cerita Kampoeng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Kampoeng. Tampilkan semua postingan

Dokar: Alat Transfortasi Desa Batujai

Sabtu, 18 Januari 2014



Sumber Gambar; www.keluyuranbertiga.com 


Masyarakat Desa Batujai merupakan desa yang sangat unik, hal ini dilihat dari profesi pekerjaan yang dimiliki, jikalau kaum wanita memiliki profesi sebagai penenun atau nyensek sebagai pengganti waktu yang kosong, beda halnya dengan kaum laki-laki. Salah satu profesi yang dimiliki oleh kaum laki-laki adalah penyedia jasa Dokar atau cidomo, hal ini terlihat dari tetap eksisnya Dokar sebagai alat transfortasi tradisional. jika anda pergi kepasar tradisional (pasar selasa = pasar yang beropreasi pada hari selasa saja) maka anda akan melihat puluhan Dokar yang akan mengangkut barang-barang dan mengantar orang-orang sampai pada tujuan.


Sumber Gambar; lombok.panduanwisata.com 


Keunikan alat transfortasi yang ada di Desa Batujai ini merupakan warisan budaya Desa Batujai yang harus dipertahankan, karena menjadi penyedia jasa Dokar merupakan salah satu cara masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. salah Satunya dusun yang masih memiliki profesi sebagai penyedia jasa Dokar adalah Dusun Batu Beduq, di mana dusun ini merupakan dusun yang masih tergolong tradisional.

Jika anda menggunakan dokar sebagai alat transfortasi anda, maka kantong anda tidak akan kering, karena taripnya murah, namun akan membawa sensai berbeda bagi anda yang belum mencoba sama sekali. Tarip yang dipakai tergantung jauh atau dekat tujuan anda, jika tujuan anda dekat maka tarip yang dipatok bisa mencapai Rp. 3000 sampai denagn Rp. 5000. Jika anda ingin berkeliling menuju Bendungan Batujai atau Bendungan Pengge, maka saya sarankan untuk menggunakan Dokar sebagai alat transfortasi anda.




Sekilas Tentang Kaum Wanita di Desa Batujai

Jumat, 17 Januari 2014

Sumber Gambar; www.marketing.co.id 




Kemiskinan menjadi salah satu penyebab dari berbagai masalah sosial yang ada, terutama di Desa Batujai, khususnya dusun-dusun yang ada di desa ini. Hal ini mengakibatkan para wanita lebih berpikir keras dalam membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Wajah kemiskinan bukanlah penghalang bagi warga untuk berkreasi dan berekpresi, banyak wanita berkarya dalam bidang menenun kain, selain menjadi ibu rumah tangga yang baik.

Akan tetapi menjadi ibu rumah tangga adalah pilihan utama, menenun kain merupakan pekerjaan sampingan yang dilakukan oleh kaum wanita setelah menyiapkan kebutuhan dapur untuk santapan bersama keluarga. Kesederhanaan kaum wanita dalam menjadi bagian rumah tangga masih sangat tradisional, tidak seperti kaum wanita yang ada di perkotaan. Sehingga membuat para lelaki lebih merasa nyaman setelah pulang dari kerja, akan tetapi mereka bekerja bukan dikantor, melainkan bekerja membajak sawah, menjadi buruh tani maupun bangunan, dan yang lainnya.

Keberadaan wanita sebagai ibu rumah tangga menjadi bagian yang penting dalam kehidupan keluarga, apalagi bagi warga masyarakat Desa Batujai, wanita menjadi ibu rumah tangga merupakan salah satu tradisi atau profesi yang masih terjaga sampai saat ini, artinya; kaum wanita lebih menginginkan menjadi ibu rumah tangga, ketimbang bekerja diluar rumah, hal ini dikarenakan beberapa faktor, selain tidak memiliki pekerjaan yang tetap, juga masih kurangnya lowongan pekerjaan yang memadai.

Misalnya di Dusun Batu Beduk, Bare Gabak, Kampih dan Dusun Sorak. Para wanita sebagain besar menjadi ibu rumah tangga (95%), namun kaum wanita tidak berdiam diri dalam membantu para kepala keluarga untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Salah satu caranya adalah menenun atau biasanya mereka mengatakan nyensek. Dan beberapa cara lain yang bisa membantu dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Salah satu pelopor menenun ini adalah Lale Alon Sari. Lale Alon berjuang untuk memberikan kesempatan bagi kaum wanita yang ada di batu beduk maupun sekitarnya untuk mendapatkan penghasilan lebih, selain menjadi ibu rumah tangga. Lale Alon memilih pemberdayaan melalui keterampilan menenun yang dikuasai perempuan setempat secara turun-temurun. Ia memberikan pelatihan, membuka akses terhadap bahan baku dan mengembangkan pemasaran dengan membangun artshop yang menjual hasil tenun warga. Dengan kesempatan inilah, kaum wanita (ibu rumah tangga) yang ada, tidak menyianyiakan kesempatan untuk mendapatkan penghasilan lebih.


Bendungan Batujai



Sumber Gambar; www.flickr.com 


Bendungan batujai pada dasarnya memiliki fungsi sebagai irigasi, kebutuhan air para petani untuk mengairi sawahnya dan para pembudidaya ikan, menjadikan bendungan ini sangat penting bagi mereka, tidak hanya warga batujai saja, melainkan desa-desa yang dilewati oleh aliran bendungan ini. Selain sebagai irigasi, bendungan ini juga berfungsi sebagai penanggulangan bencana alam, khususnya banjir.


Sumber Gambar; umapper.s3.amazonaws.com 


Bendungan Batujai dewasa ini sudah menjadi bendungan yang berbeda, berbeda bukan dari bentuk atau fungsi fisik, namun bendungan batujai sudah menjadi destinasi wisata yang indah dan menarik. Mungkin sahabat blogger yang berada diluar pulau lombok dan tidak pernah ke Lombok, khususnya Lombok Tengah dan mampir di bendungan batujai, sahabat blogger pasti tidak mengenal secara utuh tentang bendungan tersebut. Keindahan pemandangan yang bisa dinikmati, tak kalah dengan destinasi wisata lainnya yang sudah terkenal lebih dahulu. Salah satu yang menarik dari sejarah bendungan ini adalah tentang peresmiannya pada tahun 1976 oleh Presiden RI soeharto.

Sumber Gambar; bwssum5.pdsda.net


Selain dijadikan sebagai objek wisata, bendungan batujai juga dikenal sebagai salah satu tempat mancing yang asik, karena tersedia berbagai macam ikan yang ada, dan tidak dipungut biaya sepeser pun. Akan tetapi ada beberapa tempat yang sudah dikelola oleh perusahaan maupun warga, anda harus mengeluarkan uang untuk bisa memancing sambil menikmati keindahan yang tak terhingga, serta menikmati hidangan ala Lombok. Biasanya tempat ini banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik pada hari-hari libur.

Sumber Gambar; www.flickr.com

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. KAMPOENG BATUJAI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger